Langsung ke konten utama

Kepada

Bismillah...

Kepada setiap yang memiliki hati
Kepada setiap jiwa yang membara
Kepada setiap akal yang berpikir
Kepada setiap lisan yang berbisik
Kepada setiap telinga yang mendengar
Kepada setiap rasa yang nampak dan yang tersembunyi.
Saat udara berhembus mencurigakan
Saat rasa terasa tersangkar
Saat dosa disingkap
Kepada mereka yang berkuasa
Kepada mereka yang terdzalimi oleh mereka yang “baik hati”.
Kepada diri yang berdosa
Kepada kamu yang membaca.
 “Sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan janganlah kamu berkeliaran dimuka bumi berbuat kerusakan” (Terjemahan QS.Al-ankabut: 36)
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut…”
(Terjemahan QS. Al-A’raf: 55)
 “Dan janganlah engkau menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi bancana kepadamu selain Allah, sebab jika engkau lakukan (yang demikian), sesungguhnya engkau termasuk orang-orang zalim”.

(Terjemahan QS. Yunus: 106)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membagi

Bismillah... Rabu, 17 Januari 2018/ Jumadil awal 1439 H Penjauhan atas dasar kesembongan Penjauhan atas dasar kekhawatiran Kisah mereka terhadap Rasulullah “Demi Alllah mereka terus menakuti-nakutiku dari ajaranmu sampai aku menutup kedua telingaku dengan kapas agar aku tidak  mendengar kata-katamu. Kemudian Allah menolak itu semua dan membuatku mendengar sebagian dari ucapanmu. Aku melihatnya baik, maka jelaskan ajaranmu kepadaku.” (Ath-Thufail bin Amru ad-Dausi). Bukan lukanya (Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam) yang ingin dipikulkan padamu. Tapi CINTA yang berusa ia bagikan. “Katakanlah (Muhammad), “sesungguhnya, aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa.” Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia menyekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah ke...

Mimpi

Bismillah... Sebagian kita masih punya waktu bermimpi tanpa diketahui orang lain.

Kepompong ke Kupu-kupu

Bismillah... Setiap  jenjang telah dilalui berbeda ketika dikenang. Kubuka mataku dan kulihat sekeliling. Bahwa entah siapa yang ditakdirkan menjadi teman kali ini? Pun siapa yang ditakdirkan menjadi lebih darinya? Lebih bersebab, Mereka   yang berusaha menemanimu makan di bawah terik matahari, meski sebenarnya mereka dalam keadaan lelah.  Mereka yang akan jadi pahlawan ketika   teman kelas pengganggu mulai bertingkah.  Mereka yang rela memanjat meski pakai rok dan sepatu hanya untuk memetikkan buah manis-masam itu.  Mereka   yang berjalan bersama menuju tempat penuh manfaat.  Mereka yang terkadang memberimu “payung” untuk bernaung dan mereka yang terkadang menerima “payung” kala ia butuh. Begitulah…kadang kita   diberi dan kadang kita memberi. Kadang kita dinasehati dan kadang kita menasehati. Ikatan itu akan datang menghampiri. Lalu… Seiring  berjalannya waktu mereka akan pergi. Bukan karena sudah tid...