Bismillah...
Setiap jenjang telah dilalui berbeda ketika
dikenang.
Kubuka mataku dan kulihat
sekeliling.
Bahwa entah siapa yang
ditakdirkan menjadi teman kali ini?
Pun siapa yang ditakdirkan
menjadi lebih darinya?
Lebih bersebab,
Mereka yang berusaha menemanimu makan di bawah terik
matahari, meski sebenarnya mereka dalam keadaan lelah.
Mereka yang akan jadi
pahlawan ketika teman kelas pengganggu
mulai bertingkah.
Mereka yang rela memanjat meski pakai rok dan sepatu hanya
untuk memetikkan buah manis-masam itu.
Mereka
yang berjalan bersama menuju tempat penuh manfaat.
Mereka yang terkadang
memberimu “payung” untuk bernaung dan mereka yang terkadang menerima “payung”
kala ia butuh.
Begitulah…kadang kita diberi dan kadang kita memberi.
Kadang kita dinasehati dan
kadang kita menasehati.
Ikatan itu akan datang
menghampiri.
Lalu… Seiring berjalannya waktu mereka akan pergi.
Bukan karena sudah tidak ada
lagi pertemanan diantara kita. Tetapi begitulah pertemuan, suatu waktu akan
berakhir dengan perpisahan.
Meski demikian
Terimakasih karena menjadi
bagian dari kisahku.
#Kepada
Mereka yang Lebih dari Teman#
“Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena
keagungan-Ku pada hari ini? Aku akan menaungi mereka dalam naungan-Ku pada hari
yang tiada naungan kecuali naungan-Ku.” (HR. Muslim)
Komentar
Posting Komentar